You are here
Home > Don't Miss > 7 Fakta Ali Dia : Penipu dan Pemain Bola Terburuk Liga Inggris

7 Fakta Ali Dia : Penipu dan Pemain Bola Terburuk Liga Inggris

Ali Dia lahir di Dakar, Senegal pada 20 Agustus 1965. Ia merupakan pesepakbola asal Senegal yang bermain sebagai striker.

Ali Dia terkenal bukan karena skill atau kemampuan olah bolanya yang baik, namun ia terkenal sebagai penipu terburuk dalam sejarah sepakbola inggris.

Berikut beberapa fakta menarik seputar Ali Dia.

 

1. Karir sebagai pesepakbola amatir


Ali Dia pada awalnya hanya bermain bola secara amatir di Prancis dan Jerman. Disana ia sempat bergabung bersama klub amatir Beauvais, Dijon, La Rochelle, Saint Quentin, hingga VfB Lubeck. Ia juga sempat melakukan trial ke beberapa klub di Inggris seperti Gillingham dan Bournemouth, namun gagal. Pada awal 1996, Ali Dia bergabung dengan klub yang bermain di Divisi 3 Liga Inggris Blyth Spartans, dimana disana ia hanya tampil satu kali sebagai pemain pengganti.

 

2. Penipuan Ali Dia kepada Southampton


Beberapa waktu setelah Ali Dia bergabung dengan Blyth Spartans, Aly Dia berhasil bergabung dengan klub Southampton. Pelatih Southampton saat itu Graeme Souness mengaku jika ia mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai George Weah. Dalam teleponnya, “Weah” mengatakan bahwa Ali Dia adalah sepupunya, dan bermain bersama Paris Saint Germain. Ia juga mengatakan kalau Ali Dia telah melakukan 13 penampilan bersama tim nasional. “Weah” merekomendasikan agar Souness memberikan kesempatan untuk Ali Dia bergabung dan bermain untuk klub. Southampton akhirnya memberikan kontrak 1 bulan untuk Ali Dia, dimana Ali berhasil melakoni satu pertandingan bersama klub saat Southampton bermain melawan Leeds United. Faktanya, George Weah sama sekali tidak pernah menelpon Graeme Souness. Weah bahkan tidak mengenal siapa itu Ali Dia. Souness dan Southampton tertipu.

Baca Juga:  8 Fakta Andriy Shevchenko : Ditolak Masuk Sekolah hingga Nyaris Berseragam West Ham di Awal Karier

 

3. Bermain satu laga di Premier League


Setelah mendapatkan kontrak selama 1 bulan, Ali juga sukses tampil di Premier League. Ia tampil sebagai pemain pengganti saat Southampton melawan Leeds United pada 23 November 1996. Ali menggantikan Matthew Le Tissier. Namun setelah bermain, pelatih Southampton memutuskan untuk menarik Ali Dia keluar lapangan dan menggantikannya dengan pemain lain pada menit ke 85 karena permainannya yang buruk.

 

4. Karier Ali Dia pasca didepak dari Southampton


Ali Dia akhirnya diputus kontrak oleh Southampton tepat 2 minggu setelah ia menandatangani kontraknya. Setelah itu, Ali tetap menjalani pekerjaannya sebagai pesepakbola dengan bergabung bersama klub amatir non-liga seperti Gateshead dan Spennymoor United.

 

5. Menyelesaikan pendidikan bisnis


Ali Dia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana bisnisnya di Northumbria University pada tahun 2001. Ali bahkan sukses mendapatkan gelar master administrasi bisnis dari San Francisco State University pada tahun 2003.

 

6. Memiliki anak yang menjadi pesepakbola


Ali Dia memiliki seorang anak yang bernama
Ousmane Simon Dia. Simon juga merupakan seorang pesepakbola dan bermain secara professional untuk beberapa klub. Simon bahkan mengawali kariernya bersama tim muda Lille dan Valenciennes. Saat ini Simon bermain bersama Police Tero, sebuah klub yang berlaga di Liga Thailand.

 

7. Penghargaan pemain terburuk


Ali Dia dinobatkan sebagai pemain terburuk no.1 dalam susunan “50 Pemain Bola Terburuk” yang disusun oleh koran “The Times”. Ali juga berada diposisi ke 4 dalam susunan “Top 50 Worst Striker” yang disusun oleh Daily Mail.

Admin
Pengamat amatir, tifosi layar kaca.
https://profilbola.com

Tinggalkan Balasan

Top