You are here
Home > Defender > 8 Fakta Cristian Chivu : Anak Seorang Legenda & Bek dengan Keahlian Freekick Mumpuni

8 Fakta Cristian Chivu : Anak Seorang Legenda & Bek dengan Keahlian Freekick Mumpuni

Jika anda disuruh menyebutkan bek tengah dengan kemampuan eksekusi free kick yang baik, siapa yang akan anda sebut?
Saya yakin banyak diantara pembaca yang akan menyebutkan nama Cristian Chivu.

Pesepakbola asal Rumania ini memang tak hanya memiliki kemampuan bertahan yang handal, namun juga terkenal karena kemampuan eksekusi tendangan bebasnya yang jempolan.

Berikut beberapa fakta menarik dari Christian Chivu yang kami rangkum spesial untuk anda.

 

1. Memulai reputasi hebat bersama Ajax Amsterdam


Setelah melakukan debut profesionalnya bersama dua klub lokal rumania FCM Resita dan FC Universitatea Craiova, Chivu mendapatkan kesempatan untuk bergabung bersama salah satu raksasa sepakbola Belanda yaitu Ajax Amsterdam. Di awal kariernya bersama Ajax, Chivu lebih banyak bermain sebagai fullback dan mulai kerap dipasrahi sebagai algojo Freekick dalam tim.
Oleh Ronald Koeman, Chivu dilantik menjadi kapten tim Ajax Amsterdam yang kala itu dihuni oleh pemain-pemain muda berbakat yang kelak akan bersinar seperti Rafael van der Vaart, Wesley Sneijder, Johny Heitinga, Maxwell dan Zlatan Ibrahimovic.

 

2. Catatan gol bersama Ajax


Chivu mencatatkan 107 penampilan bersama Ajax dan mencetak 13 gol. Sebuah catatan yang istimewa untuk pemain bertahan. Di era sepakbola modern, mungkin hanya segelintir bek yang bisa memiliki catatan gol lebih baik.

 

3. Mendapatkan Dutch Golden Shoe dan 2 kali Ajax Player of the Year


Penampilan hebatnya bersama Ajax membuat Chivu mendapatkan penghargaan Sepatu Emas Belanda pada tahun 2002 dan mendapatkan penghargaan pemain terbaik Ajax pada tahun 2001 dan 2003. Chivu juga masuk dalam UEFA team of the year 2002. Chivu bukan hanya sebagai seorang pemain bertahan, namun ia juga menjadi kapten, pemimpin dan nyawa di lini pertahanan Ajax saat itu.

Baca Juga:  8 Fakta Obafemi Martins, masih saudara Balotelli?

 

4. Memulai petualangan di Italia bersama AS Roma


‌Selepas penampilan yang hebat di Ajax, Chivu akhirnya menerima pinangan AS Roma dengan mahar sebesar €18 juta Euro. 4 musim bersama klub serigala ibukota, Chivu mempersembahkan satu gelar Coppa Italia musim 2006-07. Di Roma, Chivu kerap berduet dengan Philippe Mexes, Matteo Ferrari dan Christian Panucci. Tampil sebanyak 85 pertandingan, Chivu sukses mencetak 6 gol.

 

5. Bergabung bersama Inter dan meraih Treble


Setelah menjalani 4 musim bersama Roma, Chivu melanjutkan petualangannya di Italia dengan bergabung bersama Internazionale Milan. Inter berhasil mengalahkan Barcelona dan Real Madrid dalam mendapatkan tanda tangan Chivu. Inter harus merogoh kocek €16 juta Euro plus merelakan separuh kepemilikan dari bek muda Marco Andreolli. Bersama Inter Chivu berhasil mencapai puncak karier tertingginya dalam sepakbola dan meraih banyak gelar, termasuk Trebble pada musim 2009-10 dengan meraih gelar juara Liga Champions, Scudetto, dan Coppa Italia dalam satu musim.

 

6. Mencetak total 30 gol sepanjang karier sepakbolanya


Chivu telah menjalani 363 caps pertandingan di level klub dan 75 caps bersama timnas Rumania. Ia berhasil mencetak 27 gol di level klub dan 3 gol di level timnas. Catatan ini cukup menarik mengingat posisinya yang merupakan pemain bertahan.

 

7. Cristian Chivu menjadi pelatih Inter Primavera


Pasca pensiun sebagai pemain sepakbola, Chivu melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Pada tahun 2019 ia berhasil mendapatkan UEFA Pro License, dan saat ini menukangi Inter Primavera U-17.

 

8. Anak dari seorang legenda sepakbola Rumania

Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui fakta bahwa Chivu adalah anak seorang Legenda sepakbola Rumania. Ayahnya Mircea Chivu adalah mantan pesepakbola dan bermain sebagai bek kanan. Bahkan nama Mircea pun diabadikan menjadi nama stadion FCM Resita. Saat Chivu memulai karier sepakbola profesionalnya, Mircea menjabat sebagai pelatih FCM Resita. Ternyata benar buah jatuh tidak jauh dari pohonnya ya.

Admin
Pengamat amatir, tifosi layar kaca.
https://profilbola.com

Tinggalkan Balasan

Top